14 November 2007

Persahabatan Berbasis Kaliwates

Mengenang Memori Kaliwates, Mengukir Cerita Jakarta. Demikian tema dalam "Halal bihalal dan Reuni Keluarga Besar Alumnus MAPK/MAK Jember-Jakarta". Ya, reuni dan halal bihalal kali pertama yang relatif 'agak mahal'. Bukan mahalnya harga iurannya, tapi mahal maknanya.

Terus terang, saya pengagum term 'silaturahim'. Di sini saya sangat kagum dengan konsep usungan Muhammad tersebut. Dan sebaliknya, saya sama sekali tak respek dengan orang yang sama sekali tak mengagungkan silatruhim. Kesannya norak atau ekstrim, tapi saya dapat menikmati arti penting silaturhim. Mahalnya halal bihalal kemarin juga karena berlokasi di Jakarta. Kenapa? Ya, karena di Jakarta silaturhim sangat mahal. Bisa ber'muwajahah' adalah point sangat mahal di Jakarta. Sangat susah memanaj waktu, itu salah satu membuat mahalnya waktu di Jakarta.

Halal bihalal para alumnus MAPK/MAK Jember terasa spesial. Kami mengenang kala itu di asrama Kaliwates, Jember. Sekedar informasi, MAPK-MAK adalah program yang digagas alm. Munawir Syadzali, dengan merekrut lulusan 10 besar MTs se-Indonesia. Singkatnya, konon kami adalah produk sekolah gratis dan murid pilihan.

Halal bihalal serasa bermakna dalam, selain menjadikan kaliwates sebagai pijakan untuk bergerak, kami juga menggagas Baitul Maal waTamwil (BMT) Orgamasus. Semoga niat amal baik ini selalu mendapat keberkahan dari Allah. Amien.

No comments: